Kinerja FY2018 Maybank Indonesia

by -94 views

Dengan didampingi Direksi PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia), Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria dan Direktur Keuangan Maybank Indonesia Thila Nadason menjelaskan kinerja keuangan Maybank Indonesia full year 2018 di Kantor Pusat Maybank Indonesia (18/2).  Maybank Indonesia berhasil mencatat rekor laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI) sebesar Rp2,2 triliun, naik 21,6% dibanding tahun sebelumnya. Perolehan laba tertinggi ini menunjukkan kemampuan dalam menjalankan strategi yang ditetapkan dengan baik serta didukung oleh penguatan kapabilitas organisasi yang berkesinambungan.   Total aset naik mencapai Rp177 triliun pada akhir tahun 2018 dengan pertumbuhan kredit sebesar 6,3% secara tahunan, mencapai Rp133,3 triliun. Foto/Neracabisnis.com/Helmi MZ

Dengan didampingi Direksi PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia), Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria dan Direktur Keuangan Maybank Indonesia Thila Nadason menjelaskan kinerja keuangan Maybank Indonesia full year 2018 di Kantor Pusat Maybank Indonesia (18/2).  Maybank Indonesia berhasil mencatat rekor laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI) sebesar Rp2,2 triliun, naik 21,6% dibanding tahun sebelumnya. Perolehan laba tertinggi ini menunjukkan kemampuan dalam menjalankan strategi yang ditetapkan dengan baik serta didukung oleh penguatan kapabilitas organisasi yang berkesinambungan.   Total aset naik mencapai Rp177 triliun pada akhir tahun 2018 dengan pertumbuhan kredit sebesar 6,3% secara tahunan, mencapai Rp133,3 triliun. Foto/Neracabisnis.com/Helmi MZ

Dengan didampingi Direksi PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia), Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria dan Direktur Keuangan Maybank Indonesia Thila Nadason menjelaskan kinerja keuangan Maybank Indonesia full year 2018 di Kantor Pusat Maybank Indonesia (18/2).  Maybank Indonesia berhasil mencatat rekor laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI) sebesar Rp2,2 triliun, naik 21,6% dibanding tahun sebelumnya. Perolehan laba tertinggi ini menunjukkan kemampuan dalam menjalankan strategi yang ditetapkan dengan baik serta didukung oleh penguatan kapabilitas organisasi yang berkesinambungan.   Total aset naik mencapai Rp177 triliun pada akhir tahun 2018 dengan pertumbuhan kredit sebesar 6,3% secara tahunan, mencapai Rp133,3 triliun. Foto/Neracabisnis.com/Helmi MZ

 

About Author: Helmi Hendiarto

Gravatar Image
Helmi Hendiarto MZ, adalah jurnalis yang memiliki pengalaman panjang baik di media cetak hingga kini menekuni dunia media online.