WNA Jadi Saksi Pengadilan, Apa Nggak Ada Yang Lain?

by

Neracabisnis.com, Medan, 15 Januari 2019 – Keberadaan Warga Negara Asing (WNA) menjadi saksi dalam kasus perdata tata negara gugatan terhadap Gubernur Sumatera Utara (Sumut) menjadi pertanyaan warga. Dalam bahasa warga, turis kok jadi saksi pengadilan, apa nggak ada yang lain?

WNA yang dimaksud adalah Serge Wich. Dia warga negara Belanda. Pada Senin (14/1/2019) dia menjadi saksi ahli untuk dimintai pendapatnya tentang Orangutan tapanuli, di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan di Medan.

Serge yang diketahui merupakan pengajar di Liverpool John Moores University, Inggris, menyampaikan beberapa pendapatnya tentang orangutan Tapanuli di Batangtoru. Dia mengaku pernah meneliti di sana sekitar tahun 2001 hingga 2004, yang sekarang merupakan Areal Penggunaan Lain (APL).

Terlepas dari pengetahuannya soal orangutan, namun penempatan orang asing sebagai saksi dalam kasus tata negara seperti ini, dinilai menggelikan. Apakagi keahliannya juga tidak terlalu baik.

“Masak turis, yang jadi saksi. Macam gak ada yang lain yang paham soal orangutan di Indonesia ini,” kata Yasin, warga Medan.

Menurutnya, dengan banyaknya universitas di Indonesia ini, tak begitu banyaknya orang yang ahli bidang kehutanan, serta banyaknya lembaga pemerintah yang berkompeten berbicara soal orangutan, maka pilihan kepada WNA itu dinilai upaya penggugat mengerdilkan bangsanya sendiri.

“Di mana kedaulatan kita sebagai bangsa kalau untuk hal seperti ini pun memakai orang asing. Padahal selama ini pihak asing selalu menentang pembangunan Indonesia dengan memakai alasan lingkungan,” ujarnya.Neracabisnis.com/Kamsari

Comments

comments

About Author: Helmi Hendiarto

Gravatar Image

Helmi Hendiarto MZ, adalah jurnalis yang memiliki pengalaman panjang baik di media cetak hingga kini menekuni dunia media online.