BTN Syariah Depok

by -171 Views

Direktur Consumer and Commercial Lending PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Hirwandi Gafar (kanan) bersama Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menandatangani prasasti peresmian gedung di sela pembukaan Kantor Cabang Syariah BTN di Depok, Jawa Barat, Senin (15/3). Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN meningkatkan status Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) di Depok menjadi KCS untuk mengincar bisnis perumahan dan pendidikan di kota tersebut. Dengan peningkatan status tersebut, UUS emiten bersandi saham BBTN ini optimistis mampu menyalurkan pembiayaan sekitar Rp190 miliar pada akhir Desember 2021 atau naik sekitar 18% yoy di KCS Depok. Aset KCS Depok pun dibidik dapat tumbuh di level sekitar 22% pada akhir Desember 2021 menjadi sekitar Rp199 miliar. Foto/Neracabisnis.com/Helmi MZ

Direktur Consumer and Commercial Lending PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Hirwandi Gafar (kanan) bersama Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menandatangani prasasti peresmian gedung di sela pembukaan Kantor Cabang Syariah BTN di Depok, Jawa Barat, Senin (15/3). Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN meningkatkan status Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) di Depok menjadi KCS untuk mengincar bisnis perumahan dan pendidikan di kota tersebut. Dengan peningkatan status tersebut, UUS emiten bersandi saham BBTN ini optimistis mampu menyalurkan pembiayaan sekitar Rp190 miliar pada akhir Desember 2021 atau naik sekitar 18% yoy di KCS Depok. Aset KCS Depok pun dibidik dapat tumbuh di level sekitar 22% pada akhir Desember 2021 menjadi sekitar Rp199 miliar. Foto/Neracabisnis.com/Helmi MZ

Direktur Consumer and Commercial Lending PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Hirwandi Gafar (kanan) bersama Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menandatangani prasasti peresmian gedung di sela pembukaan Kantor Cabang Syariah BTN di Depok, Jawa Barat, Senin (15/3). Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN meningkatkan status Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) di Depok menjadi KCS untuk mengincar bisnis perumahan dan pendidikan di kota tersebut. Dengan peningkatan status tersebut, UUS emiten bersandi saham BBTN ini optimistis mampu menyalurkan pembiayaan sekitar Rp190 miliar pada akhir Desember 2021 atau naik sekitar 18% yoy di KCS Depok. Aset KCS Depok pun dibidik dapat tumbuh di level sekitar 22% pada akhir Desember 2021 menjadi sekitar Rp199 miliar. Foto/Neracabisnis.com/Helmi MZ

About Author: Helmi Hendiarto

Gravatar Image
Helmi Hendiarto MZ, adalah jurnalis yang memiliki pengalaman panjang baik di media cetak hingga kini menekuni dunia media online.